Kutipan Kedua kali

Untuk kutipan Akta Catatan Sipil yang hilang, rusak ataupun terbakar, bisa diterbitkan kembali aktanya sebagai kutipan kedua kali.

Legalisasi Dokumen Kependudukan

Legalisasi dokumen pendaftaran penduduk dan Pencatatan Sipil dilakukan apabila dibutuhkan pengabsahan pada salinan/foto copy dokumen penduduk sesuai dengan aslinya;

Berdasarkan surat edaran mendagri No 472/1205/MD bahwa untuk legalisasi kutipan akta pencatatan sipil dilakukan di tempat akta tersebut diterbitkan, sehingga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bogor hanya melayani legalisasi kutipan akta terbitan Kabupaten Bogor. Adapun apabila ada permohonan legalisasi kutipan akta terbitan luar daerah maka harus terlebih dahulu dilakukan konfirmasi ke dinas kependudukan dan pencatatan sipil yang mengeluarkan akta kelahiran tersebut.

Pelayanan Akta Kelahiran

Akta Kelahiran adalah Akta Catatan Sipil hasil pencatatan peristiwa kelahiran seseorang.Bayi yang dilaporkan kelahirannya akan terdaftar dalam Kartu Keluarga dan diberi Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai dasar untuk memperoleh pelayanan masyarakat lainnya. Sebagai hasil pelaporan kelahiran, diterbitkan Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran

Manfaat Akta Kelahiran :

  1. Sebagai wujud pengakuan negara mengenai status individu, status perdata, dan status kewarganegaraan seseorang.
  2. Sebagai dokumen/bukti sah mengenai identitas seseorang.
  3. Sebagai bahan rujukan penetapan identitas dalam dokumen lain, misalnya ijazah.
  4. Masuk sekolah TK sampai perguruan tinggi.
  5. Melamar pekerjaan, termasuk menjadi anggota TNI dan POLRI.
  6. Pembuatan KTP Elektronik, KK dan NIK.g. Pembuatan SIM.
  7. Pembuatan pasport.
  8. Pengurusan tunjangan keluarga.
  9. Pengurusan warisan.
  10. Pengurusan beasiswa.
  11. Pengurusan pensiun bagi pegawai.
  12. Melaksanakan pencatatan perkawinan.
  13. Melaksanakan ibadah haji.
  14. Pengurusan kematian.
  15. Pengurusan perceraian.
  16. Pengurusan pengakuan anak.
  17. Pengurusan pengangkatan anak/adopsi

Pelayanan Akta Kematian

Setiap Kematian Wajib dilaporkan oleh Penduduk kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota di tempat domisili penduduk paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah/sejak Kematian.

Pelayanan Akta Perceraian

Pencatatan perceraian dan pendataan hasil pencatatan perceraian bagi penduduk yang perkawinannya berdasarkan agama Islam dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sedangkan bagi penduduk yang bukan beragama Islam dan Penganut Kepercayaan dilakukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Pelayanan Akta Perkawinan

Pencatatan perkawinan bagi penduduk yang beragama Islam dilakukan oleh Kantor Urusan Agama sesuai ketentuan peraturan yang berlaku, sedangkan untuk perkawinan bagi penduduk yang bukan beragama Islam dan Penganut Kepercayaan dilakukan oleh pemuka agama menurut agama dan kepercayaannya dan dicatat pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten di tempat domisili penduduk.

Pelayanan Pembatalan Akta Capil

Didalam pelaksanaan pelayanan pencatatan sipil, dapat terjadi kesalahan didalam pemberian Akta Pencatatan Sipil baik dilakukan secara sengaja maupun tidak sengaja. Kesalahan yang disengaja pada umumnya berupa persyaratan maupun tatacara memperolehan Akta Pencatatan Sipil dilakukan secara tidak benar/melawan hukum. Motif yang dilakukan umumnya menyangkut masalah keperdataan (pembagian waris).

Oleh karena itu, dapat dilakukan pembatalan akta setelah mendapatkan Penetapan Pengadilan Negeri. Atas dasar Penetapan Pengadilan tersebut Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten membuat catatan pinggir pada Register Akta dan menarik Kutipan Akta dari subyek akta. Akibat dari pembatalan akta ini ialah hilangnya status keperdataan atas peristiwa penting yang telah dicatatkan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Pelayanan Perubahan Nama

Perubahan nama merupakan peristiwa penting yang dialami oleh seseorang dan perlu dilaporkan pada Dinas untuk dicatatkan.

Pencatatan perubahan nama dapat dilakukan setelah adanya penetapan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap.

Pencatatan perubahan nama dilakukan dengan mencoret data lama pada register dan kutipan akta-akta catatan sipil dan menuliskan data baru sebagai catatan pinggir pada register dan kutipan akta-akta catatan sipil.

Pencatatan Perubahan Nama bagi penduduk yang belum dicatatatkan dalam Akta-Akta Pencatatan Sipil dapat dilakukan setelah adanya Surat Persetujuan Ganti Nama dari Kepala Dinas.